Program Pelatihan Computational Thinking dan Problem Solving untuk Generasi Muda Kedah dilaksanakan sebagai respons terhadap rendahnya literasi digital di daerah rural Malaysia, khususnya di Sekolah Kebangsaan Ulu Sedaka, Yan, Kedah. Tujuan program adalah membekali siswa dengan keterampilan berpikir komputasi yang mencakup decomposition, pattern recognition, abstraction, dan algorithmic thinking sebagai fondasi menghadapi era digital. Metode pelaksanaan meliputi baseline assessment, workshop interaktif, hands-on activities, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sebanyak 30 siswa dan 5 guru terlibat aktif dalam program selama 12 minggu. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman computational thinking dari skor rata-rata 45,2 menjadi 78,6 dengan peningkatan 73,9 persen. Tingkat partisipasi mencapai 93,3 persen dengan kepuasan peserta 4,5 dari skala 5. Program berhasil mengembangkan modul pembelajaran digital dan panduan aplikasi yang dapat digunakan berkelanjutan. Kesimpulan menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran interaktif berbasis unplugged activities efektif meningkatkan kemampuan berpikir logis siswa di daerah dengan keterbatasan infrastruktur teknologi, serta memberikan dampak positif terhadap minat siswa pada bidang STEM dan kesiapan menghadapi transformasi digital.
Copyrights © 2026