Pendahuluan Penerimaan pemustaka terhadap aturan yang berlaku di perpustakaan tentu berbeda. Artikel ini akan mendiskusikan penerapan denda di perpustakaan sebagai hukuman dan pendisiplinan dalam pandangan Foucalt, yakni menjelaskan cara kerja, pokok perhatian dan pemikiran Foucalt dikaitkan dengan denda di perpustakaan. Perpustakaan yang dimaksud dalam artikel ini hanya perpustakaan perguruan tinggi. Metode Pengumpulan Data. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Metode pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan metode kepustakaan dan survey. Pandangan-pandangan Foucalt digunakan untuk mengkaji aturan berupa denda yang berlaku di perpustakaan. Hasil Analisa dideskripsikan untuk menggambarkan bagaimana pandangan Foucalt terhadap denda di perpustakaan. Hasil dan Diskusi. Penerapan denda di perpustakaan sebagai upaya pendisiplinan dapat mengadopsi panopticon oleh Foucalt. Upaya pendisiplinan tersebut hendaknya dilakukan secara berjenjang berdasarkan latar belakang individu yang dilayani. Simpulan. Konsep panopticon Foucalt dapat dipertimbangkan sebagai dasar untuk mengembangkan sistem hukuman dan kedisiplinan yang lebih baik di perpustakaan. Hukuman di perpustakaan seyogyanya bukan vindikatif (balas dendam), namun bersifat korektif dan restitutif sehingga lebih produktif.
Copyrights © 2024