Tanaman matoa memiliki efek sebagai antioksidan, pengaruh antioksidan dipengaruhi oleh kandungan senyawa metabolit sekunder. Bahan yang paling banyak diteliti mencegah maupun membantu pengobatan berbagai penyakit degeneratif, seperti penyakit kardiovaskular, diabetes melitus, kanker, dan penuaan dini. adalah senyawa antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh tempat tumbuh terhadap aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol daun matoa (pometia pinnata). Sampel yang digunakan adalah daun matoa yang diperoleh dari 2 daerah tempat tumbuh tanoyan dan tomohon. Diekstraksi dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 70% dan mendapatkan ekstrak kental dataran rendah 52,746 dan dataran tinggi 28,762 gram.Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikriidrazil) dengan menggunakan spektrofotometri UV-VIS dengan standar vitamin C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan pada ekstrak daun matoa dataran rendah dengan nilai IC50 9,686± ppm sedangkan ekstrak daun matoa dataran tinggi nilai IC50 9,165± ppm. Ekstrak etanol daun matoa dataran rendah lebih kuat aktivitas antioksidan dibandingkan pada dataran tinggi hal ini diduga adanya pengaruh tempat tumbuh seperti kandungan unsur, hara, tanah, suhu, iklim, intensitas cahaya matahari.
Copyrights © 2025