Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak literasi keuangan terhadap kinerja Badan Usaha Milik Desa (bumdes) dengan mempertimbangkan peran modal sosial sebagai faktor moderasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan antara literasi keuangan dan modal sosial dalam satu model analisis, yang jarang dibahas secara bersamaan dalam konteks bumdes. Sebagian besar penelitian sebelumnya hanya fokus pada hubungan langsung literasi keuangan terhadap kinerja tanpa memperhitungkan dampak dari modal sosial. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan kebijakan dan strategi peningkatan kinerja BUMDes dengan mempertimbangkan kondisi unik yang ada di desa, terutama di Provinsi Gorontalo. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui survei kepada 150 pengurus bumdes dengan metode Stratified Random Sampling dalam pengumpulan data. Analisis penelitian menggunakan SEM-PLS dengan menggunakan teknik analisis data SmartPLS 3.2.7. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja BUMDes, sementara modal sosial memperkuat hubungan tersebut. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya meningkatkan literasi keuangan dan memanfaatkan modal sosial dalam mengoptimalkan kinerja BUMDes.
Copyrights © 2025