Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi retorika dakwah digital yang digunakan oleh Dr. Omar Suleiman dalam menyampaikan isu Palestina melalui Seri Al-Aqsa di kanal YouTube Yaqeen Institute. Dengan menggunakan pendekatan retorika Aristotelian. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap lima episode pertama dari seri tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dr. Omar Suleiman secara konsisten membangun kredibilitas sebagai otoritas keilmuan dan keagamaan (ethos), menghidupkan empati dan solidaritas melalui narasi historis dan kemanusiaan (pathos), serta menyampaikan argumentasi yang logis dan faktual berdasarkan sumber-sumber sejarah dan teks keagamaan (logos). Penelitian ini memperlihatkan bagaimana media digital dapat dimanfaatkan sebagai alat dakwah yang efektif dalam mengangkat isu-isu kemanusiaan dan keumatan secara global melalui pendekatan retoris yang terstruktur dan menyentuh berbagai lapisan audiens. Dampak dari penelitian ini menyoroti bagaimana retorika yang terstruktur dalam komunikasi Islam dapat membangun kesadaran global, solidaritas, dan pemahaman spiritual yang mendalam tentang Masjid Al-Aqsa dan perjuangan rakyat Palestina. Temuan ini berkontribusi pada wacana akademik mengenai retorika Islam dan memberikan wawasan praktis bagi strategi dakwah di platform digital pada masa mendatang.
Copyrights © 2025