Jurnal Riset Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Ilmu Ekonomi dan Bisnis (JRIEB)

Pengaruh IPG, PDRB, dan IPM terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Perempuan

Ria Haryatiningsih (Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Nita Amelia Nurhalizah (Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
26 Dec 2025

Abstract

Abstract. The employment rate of women in Indonesia continues to increase, but there is still a gap compared to men. This gap poses a challenge in achieving the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goals 5 and 8. This study aims to analyze the influence of the Gender Development Index (GDI), Regional Domestic Product (RDP), and Human Development Index (HDI) on female labor absorption in 10 provinces from 2020 to 2024. The method used is a quantitative approach with panel data regression analysis, and the best model obtained is the Fixed Effect Model (FEM). Data was obtained from publications by the Central Statistics Agency (BPS). The results of the study indicate that the GDI has a negative and significant effect, RDP has no significant effect, while the HDI has a positive and significant effect on women's labor force participation. These findings indicate that an increase in HDI can encourage women's participation in the labor market, but an increase in GNI does not sufficiently reflect such involvement. Therefore, more gender-responsive development policies are needed to expand employment opportunities for women. Abstrak. Penyerapan tenaga kerja perempuan di Indonesia terus meningkat, namun masih terdapat kesenjangan dibandingkan laki-laki. Kesenjangan ini menjadi tantangan dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 5 dan 8. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Gender (IPG), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap penyerapan tenaga kerja perempuan di 10 provinsi tahun 2020–2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel, dan model terbaik yang diperoleh adalah Fixed Effect Model (FEM). Data diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPG berpengaruh negatif dan signifikan, PDRB tidak berpengaruh signifikan, sedangkan IPM berpengaruh positif signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja perempuan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan IPM dapat mendorong partisipasi perempuan dalam pasar kerja, namun peningkatan IPG belum cukup mencerminkan keterlibatan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pembangunan yang lebih responsif gender untuk memperluas akses kerja bagi perempuan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JRIEB

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Jurnal Riset Ilmu Ekonomi dan Bisnis Jurnal Riset Ilmu Ekonomi dan Bisnis (JRIEB) adalah jurnal peer review dan dilakukan dengan double blind review yang mempublikasikan kajian teoritik dan hasil riset terhadap isu-isu empirik dalam sub kajian ilmu ekonomi dan bisnis. JRIEB ini dipublikasikan ...