Pemberdayaan masyarakat pada era modern tidak dapat dilepaskan dari penguatan modal manusia (human capital) sebagai aset utama dalam proses pembangunan umat. Permasalahan utama dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat saat ini terletak pada rendahnya kualitas modal manusia (human capital) yang menyebabkan lemahnya kemandirian sosial-ekonomi dan minimnya daya saing di era global. Banyak program pemberdayaan yang berfokus pada bantuan material, namun belum menyentuh aspek peningkatan kapasitas manusia sebagai subjek utama pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya optimalisasi modal manusia sebagai instrumen strategis dalam pemberdayaan masyarakat guna menciptakan kemandirian dan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi modal manusia berperan penting dalam meningkatkan kemandirian dan daya saing masyarakat melalui tiga dimensi utama: (1) penguatan pendidikan dan keterampilan berbasis kebutuhan lokal dan global; (2) peningkatan etos kerja, inovasi, dan produktivitas masyarakat; serta (3) pembentukan karakter dan nilai-nilai moral sebagai fondasi sosial yang kuat.
Copyrights © 2025