Abstract. The abuse of authority and corrupt practices within local government institutions, particularly in Bandung Regency, reflect the weakness of internal oversight, which should be the primary responsibility of the Regional Inspectorate. This study aims to investigate the extent to which internal auditor competence and organizational ethics influence fraud prevention. A quantitative research method was employed using a descriptive and verification approach through the distribution of questionnaires to employees of the Bandung Regency Inspectorate. The data analysis technique used was Partial Least Squares Structural Equation Modeling (SEM-PLS) to examine the relationships between variables. The findings indicate that both internal auditor competence and organizational ethics have a positive and significant effect on fraud prevention efforts within the Bandung Regency Inspectorate. Abstrak. Penyalahgunaan wewenang dan praktik korupsi di lingkungan pemerintahan daerah, khususnya di Kabupaten Bandung, menunjukkan lemahnya pengawasan internal yang semestinya menjadi tugas utama Inspektorat Daerah. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah sejauh mana kompetensi auditor internal dan etika organisasi berpengaruh terhadap pencegahan kecurangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai Inspektorat Kabupaten Bandung. Teknik analisis data yang digunakan adalah SEM-PLS untuk menguji pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kompetensi auditor internal maupun etika organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap upaya pencegahan kecurangan di lingkungan Inspektorat Kabupaten Bandung.
Copyrights © 2025