Penelitian ini bertujuan untuk kesiapan fasilitas kesehatan di wilayah rawan erupsi Gunung Raung, Kabupaten Banyuwangi, dengan menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan algoritma K-Means Clustering. Sebanyak dua belas puskesmas dipetakan berdasarkan atribut spasial dan non-spasial seperti kapasitas tempat tidur, jumlah tenaga medis, ketersediaan IGD, dan akses evakuasi. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa sebagian besar fasilitas termasuk dalam klaster kesiapan sedang, sementara dua puskesmas disarankan memiliki kesiapan tinggi dan dua lainnya berada pada tingkat kesiapan rendah. Visualisasi spasial yang dihasilkan membantu dalam mengidentifikasi prioritas peningkatan fasilitas dan mendukung strategi mitigasi berbasis wilayah. Temuan ini diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan instansi terkait dalam perencanaan tanggap darurat yang lebih efektif dan berbasis data spasial.
Copyrights © 2025