Program drama televisi di Indonesia telah menjadi salah satu sarana media hiburan yang sangat diminati oleh masyarakat, hal ini disinyalir dari banyaknya judul-judul sinetron menghiasi layar kaca setiap harinya di televisi lokal. Namun, peneliti berasumsi adanya komunikasi visual nonverbal yang kurang tepat dilakukan oleh aktor-aktor khususnya dalam program drama, komunikasi visual sudut pandang badan aktor dalam adegan dialog kerap kali menghadap ke arah penonton, sedangkan seharusnya komunikasi yang tepat dalam program drama diarahkan pada antar pemain. Untuk menguji asumsi, penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif, sebanyak 176 partisipan dari kalangan mahasiswa komunikasi visual di Jakarta untuk memperhatikan 2 alternatif posisi badan aktor pada adegan dialog. Setiap partisipan diminta untuk menonton 2 video singkat yang memberikan contoh penerapan dialog pada program drama, kemudian partisipan menjawab kwesioner tentang sudut padang posisi badan aktor dalam adegan dialog 2, 3 dan 4 orang. Hasilnya secara signifikan bahwa adegan dialog yang paling tepat adalah komunikasi secara total yaitu verbal dan nonverbal ditujukan untuk antar pemain khususnya dalam program drama televisi.
Copyrights © 2019