Buku ajar yang digunakan masih bersifat umum dan belum mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengembangan bahan ajar yang tidak hanya memenuhi aspek kelayakan namun juga mengandung nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar mengaduk-aduk kearifan lokal Kalimantan Barat dalam mata kuliah Konsep Dasar IPS dengan menggunakan model 4D, yang meliputi tahapan mendefinisikan, merancang, mengembangkan, dan menyebarkan. Tahap mendefinisikan mencakup pengumpulan data melalui wawancara dengan dosen dan penyebaran angket kepada mahasiswa serta dosen, yang menunjukkan bahwa bahan ajar yang ada masih bersifat umum dan belum mencerminkan kearifan lokal. Pada tahap desain, dirancanglah bahan terbuka yang menarik dan interaktif serta melengkapi materi yang telah ada. Validasi bahan ajar dilakukan pada aspek desain, bahasa, dan pembelajaran dengan menunjukkan hasil yang sangat valid, dengan skor rata-rata masing-masing 4,5; 4,4; dan 4,6. Tahap pengembangan meliputi revisi produk berdasarkan masukan validator terhadap aspek desain, bahasa, dan pembelajaran sedangkan tahap disseminate dilakukan dengan mendistribusikan produk dalam perkuliahan kepada siswa. Bahan terbuka yang dihasilkan masih bersifat sederhana, sehingga disarankan untuk memperbanyak bahan dari segala sumber dan meningkatkan tampilan agar lebih menarik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar memuat kearifan lokal Kalimantan Barat layak untuk digunakan dalam perkuliahan Konsep Dasar IPS
Copyrights © 2025