Materi pubertas sering kali dianggap sensitif untuk dibahas ditingkat sekolah dasar. Apalagi Indonesia memiliki budaya ketimuran. Keadaan ini memaksa pendidik perlu mencari strategi pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik dan menyenangkan supaya siswa dapat memahami perubahan fisik dan psikis yang dialami dengan penerimaan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan penerapan model pembelajaran integratif yang menggabungkan Project Based Learning (PjBL), Flipped Classroom, dan Roleplay dalam meningkatkan pengertian siswa terhadap masa pubertas. Penelitian ini dilakukan kepada 30 siswa kelas V di SD Don Bosco 1 Kelapa Gading yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model integratif ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep pubertas serta menumbuhkan sikap terbuka, empatik, dan percaya diri dalam menghadapi perubahan yang mereka alami.
Copyrights © 2025