Penjualan produk imitasi di Shopee Live menimbulkan persoalan linguistik berupa munculnya variasi leksikal khas yang belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk variasi leksikal yang digunakan dalam interaksi antara penjual dan pembeli serta menjelaskan fungsi sosiolinguistik yang menyertainya. Fokus penelitian mencakup kosakata khas, istilah teknis, plesetan merek, dan bentuk slang yang digunakan selama proses jual beli. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan data dikumpulkan melalui teknik simak catat, yaitu dengan menyimak dan mencatat tuturan penjual maupun pembeli selama sesi siaran langsung di Shopee Live. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk menemukan pola variasi bahasa dan fungsi sosial yang muncul dalam praktik komunikasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi leksikal berfungsi sebagai penanda identitas komunitas sekaligus strategi komunikasi untuk membangun kedekatan, menciptakan suasana persuasif, dan menjaga kelancaran transaksi. Penggunaan plesetan merek dan sejumlah istilah tertentu juga menjadi bentuk penyesuaian terhadap kebijakan platform
Copyrights © 2025