Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan kemampuan manajemen waktu pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi sambil bekerja paruh waktu. Fenomena peran ganda tersebut menimbulkan berbagai tantangan, seperti penurunan konsentrasi, peningkatan stres, serta kesulitan mengatur prioritas akademik dan pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan berjumlah 206 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua instrumen yang telah diadaptasi, yaitu College Academic Self-Efficacy Scale (CASES) dengan 44 item dan skala Manajemen Waktu sebanyak 10 item. Hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa kedua alat ukur memiliki konsistensi internal yang sangat baik, dengan nilai Alpha Cronbach sebesar 0.874 untuk self-efficacy dan 0.816 untuk manajemen waktu. Uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal sehingga memenuhi syarat analisis parametrik. Analisis korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara self-efficacy dengan manajemen waktu (r = 0.651, p < 0.001). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-efficacy yang dimiliki mahasiswa, semakin baik pula kemampuan mereka dalam mengelola waktu. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa self-efficacy merupakan faktor penting yang mendukung efektivitas pengelolaan waktu, terutama bagi mahasiswa yang menghadapi tuntutan akademik tingkat akhir dan kewajiban pekerjaan secara bersamaan.
Copyrights © 2025