Krisis karakter senang belajar pada peserta didik sekolah dasar menjadi perhatian penting di era digital saat ini. Rendahnya minat belajar dan keterlibatan aktif anak dalam pembelajaran menunjukkan perlunya inovasi media yang dapat menumbuhkan semangat belajar yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku teks karakter senang belajar melalui peradaban alat komunikasi berbasis Project Based Learning (PjBL) menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Teknik pengumpulan data meliputi tes dan non-tes yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas 51 anak sekolah dasar di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku teks yang dikembangkan memperoleh rerata skor validasi 3,79 dengan kategori “sangat baik” serta efektif dalam menumbuhkan karakter senang belajar, dengan nilai N-Gain sebesar 70,15% (kategori tinggi). Analisis z-score menunjukkan rerata kelompok eksperimen 0,68 dan kelompok kontrol -0,71, dengan perbedaan paling signifikan pada indikator “minat terhadap hal baru” (eksperimen 1,40; kontrol -1,01) dan “alokasi waktu yang efektif” (eksperimen 0,92; kontrol -2,03). Konsistensi penilaian antar penilai yang tinggi dibuktikan dengan nilai Krippendorff’s Alpha rerata 0,717 (kategori tinggi). Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan PjBL melalui tema peradaban alat komunikasi mampu meningkatkan minat, komitmen, dan ketekunan anak dalam belajar secara signifikan.
Copyrights © 2025