Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristikbahasa yang digunakan oleh individu dengan gaya kelekatanavoidant dalam konteks interaksi romantis, baik pada fasependekatan maupun setelah mendapatkan pasangan. Dari perspektif pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, artikel inimengkaji bagaimana pilihan leksikal, struktur kalimat, dan strategi komunikasi pragmatis merefleksikan kebutuhan untukmenjaga jarak emosional dan otonomi diri. Artikel ini juga membahas dampak penggunaan bahasa avoidant terhadapdinamika hubungan dan interpretasi calon pasangan, denganharapan dapat memperkaya pemahaman tentang hubunganantara psikologi dan penggunaan bahasa dalam konteksromantis.
Copyrights © 2025