Transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) masih menghadapi problem klasik berupa dominasi metode ceramah, penilaian yang berorientasi kognitif, serta minimnya ruang refleksi dan dialog nilai. Kondisi ini menyebabkan internalisasi spiritual siswa tidak berlangsung mendalam dan pembelajaran kehilangan daya transformasinya. Di sisi lain, Kurikulum Cinta yang dirancang Kementerian Agama menawarkan paradigma pendidikan berbasis kasih sayang, namun implementasinya di lapangan belum banyak dikaji secara empiris, khususnya dalam kerangka pendekatan Deep Learning. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis bentuk integrasi pendekatan Deep Learning dalam Kurikulum Cinta pada pembelajaran PAI di MAN 2 Jepara; (2) mengidentifikasi dampaknya terhadap kualitas pembelajaran PAI; dan (3) merumuskan model konseptual serta rekomendasi strategis bagi guru dan madrasah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru, pimpinan madrasah, dan siswa, serta analisis dokumen pembelajaran. Data dianalisis menggunakan model Miles & Huberman melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Deep Learning tampak melalui empat praktik utama: aktivasi makna berbasis konteks kehidupan siswa, dialog nilai yang mendalam melalui studi kasus dan analisis ayat, refleksi spiritual melalui jurnal renungan, serta aksi nyata berupa proyek kebaikan dan layanan sosial. Praktik ini berdampak signifikan pada peningkatan pemahaman konseptual siswa, penguatan empati dan akhlak, serta transformasi perilaku keagamaan yang lebih sadar makna. Penelitian ini menegaskan bahwa harmonisasi Kurikulum Cinta dan pendekatan Deep Learning menjadi fondasi penting untuk menghidupkan kembali esensi pembelajaran PAI sebagai proses humanisasi, spiritualisasi, dan pembentukan karakter. Temuan ini memberikan landasan konseptual dan praktis bagi pengembangan pembelajaran PAI yang lebih reflektif, humanis, dan transformatif di madrasah.
Copyrights © 2025