Kecanduan game online menjadi fenomena yang semakin meningkat di Indonesia, terutama di kalangan anak-anak, remaja, dan mahasiswa. Aktivitas bermain game yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif, termasuk gangguan tidur, depresi, masalah psikologis, penurunan prestasi akademik, serta konflik sosial. Salah satu pendekatan konseling yang efektif untuk mengatasi adiksi ini adalah Motivational Interviewing (MI), yaitu metode yang berfokus pada penguatan motivasi internal individu untuk melakukan perubahan perilaku secara sadar dan sukarela. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk menganalisis efektivitas MI dalam menurunkan ketergantungan game online berdasarkan tujuh studi terdahulu. Hasil analisis menunjukkan bahwa MI efektif dalam mengurangi durasi bermain, meningkatkan kontrol diri, serta memperbaiki kesejahteraan psikologis dan kemampuan sosial konseli. Keberhasilan intervensi dipengaruhi oleh kualitas konselor, karakteristik konseli, dukungan lingkungan, serta integrasi dengan pendekatan lain seperti Regulatory Focus Theory dan promosi kesehatan. Secara keseluruhan, MI tidak hanya menurunkan perilaku bermain game secara berlebihan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran, tanggung jawab, dan motivasi internal konseli, sehingga perubahan yang terjadi lebih berkelanjutan dan berdampak positif pada kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2025