Kajian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai bentuk perlawanan bangsa Indonesia terhadap kekuasaan kolonial sejak abad ke-16 hingga awal abad ke-20 serta peranan sebagai pondasi terbentuknya kesadaran nasional dan kemerdekaan. Memanfaatkan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, kajian ini menelaah secara sistematis sumber-sumber tertulis berupa buku, jurnal, artikel, dan dokumen sejarah yang relevan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perlawanan Indonesia berkembang dari awalnya berbentuk lokal yang bersifat fisik, seperti perlawanan bersenjata dan penolakan politik terhadap monopoli dagang serta intervensi kolonial, menuju gerakan nasional yang lebih tersusun pada awal abad ke-20. Perlawanan rakyat Banjar, gerakan sosial keagamaan, serta berbagai peperangan daerah menunjukkan dinamika perlawanan yang membanhun kesadaran identitas kelompok. Perubahan perlawanan ini semakin menguat melalui lahirnya organisasi modern seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, dan Indische Partij hingga puncaknya pada Sumpah Pemuda 1928 yang menegaskan persatuan bangsa. Sepenuhnya bentuk perjuangan tersebut memberikan dampak penting bagi terbentuknya solidaritas sosial, perubahan politik dan tumbuhnya nasionalisme yang akhirnya mengantarkan Indonesia menuju Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
Copyrights © 2025