Kemampuan apresiasi sastra siswa sekolah dasar masih tergolong rendah karena pembelajaran sastra belum berjalan secara optimal dan media yang dimanfaatkan belum mampu sepenuhnya menunjang proses pembelajaran sastra. Untuk mengatasi hal ini, media digital interaktif media literacy cloud menjadi solusi. Penelitian ini memiliki tujuan guna meninjau peningkatan kemampuan apresiasi cerita anak siswa dengan penerapan media literacy cloud. Metode quasi- eksperimental dipilih dengan desain nonequiavlent control group design. Sampel yang terlibat adalah 50 siswa kelas empat di sebuah sekolah dasar daerah Manonjaya. Pengumpulan data diperoleh pada tes hasil belajar yang diberikan sebelum (prates) dan setelah (pascates) pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan apresiasi cerita anak di kedua kelas yang dianalisis menggunakan tes N-Gain Score. Kelas eksperimen yang menggunakan media literacy cloud memperoleh skor rata-rata N-Gain sebesar 61,25 dengan kategori cukup efektif, sementara kelas kontrol hanya mencapai rata-rata 27,60 dengan kategori tidak efektif. Berdasarkan temuan ini, ditarik kesimpulan bahwa pemanfaatan media literacy cloud efektif dalam peningkatan kemampuan apresiasi cerita anak siswa kelas empat sekolah dasar.
Copyrights © 2025