Pembelajaran matematika masih menghadapi berbagai permasalahan, khususnya pada materi perkalian dimana sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep perkalian. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui efektivitas media tersebut dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas III SD Inpres Maumere. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitati dengan desain penelitian pre-eksperimental, yaitu One Group Pretest Posttest Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD yang berjumlah 27 orang.Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dan lembar pengamatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, meliputi perhitungan nilai minimum, nilai maksimum, nilai rata-rata (mean), serta persentase ketuntasan belajar. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori kurang dan kurang sekali. Nilai rata-rata pretest siswa adalah 64,75, dengan nilai tertinggi 86 dan nilai terendah 54. Berdasarkan KKM ≥ 70, sebanyak 8 siswa telah mencapai ketuntasan, sedangkan 19 siswa belum mencapai ketuntasan belajar. Sedangkan, hasil posttest menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori baik dan baik sekali. Nilai rata-rata posttest siswa adalah 76,00, dengan nilai tertinggi 90 dan nilai terendah 64. Berdasarkan KKM ≥ 70, sebanyak 25 siswa dinyatakan tuntas belajar, sedangkan 2 siswa belum mencapai ketuntasan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kantong perkalian pada pembelajaran matematika kelas III SD Inpres Maumere.
Copyrights © 2025