Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa di SMK Negeri 6 Medan dengan penerapan model pembelajaran problem based learning dan metode number heads together. Sehingga dapat menjadi masukan bagi lembaga pendidikan sekolah menengah kejuruan untuk dapat mengevaluasi penerapan model dan metode pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Quasy Eksperimen Design dengan metode total sampling. Desain penelitian yang digunakan The Nonequivalent Post-test Only Control Group Design. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan uji normalitas shapiro-wilk, uji homogenity dan uji-t dengan menggunakan paired sample test. Uji instrumen menggunakan validitas, reliabilitas, daya beda dan tingkat kesukaran. Uji statistik menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen. rata-rata sebesar 55,77 meningkat menjadi 79,69pada kelas eksperimen I dengan menggunakan model problem based learning dan perolehan nilai rata-rata dari 56,12 meningkat menjadi 79,3 pada kelas eksperimen II dengan menggunakan metode number heads together. Begitu juga dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional yang mengalami perubahan dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 45,24 menjadi 60,47. Seluruh data pre-test dan post-test, baik kelas eksperimen I dan II maupun kontrol, berdistribusi normal (nilai signifikansi > 0,05) dan homogen (nilai signifikansi uji homogenitas 0,018 > 0,05). Hasil uji hipotesis (sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05) menunjukkan bahwa terdapat perubahan rata-rata dan peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen I dan II. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dan metode number heads together dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2025