Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan pendidikan karakter berbasis sosial learning dalam mencegah demoralisasi peserta didik pada sekolah dasar. Penguatan pendidikan karakter menjadi sebuah kebutuhan penting dalam menciptakan karakter peserta didik yang sesuai dengan norma moral, dengan melalui pendekatan sosial learning yang mana peran guru, orangtua, serta masyarakat menjadi tokoh utama sebagai role model dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan efektif. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian studi literatur, suatu metode penelitian yang berfokus pada pengumpulan data dan objek kajian melalui penelusuran serta telaah kritis terhadap berbagai sumber pustaka, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan publikasi relevan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter berbasis pendekatan social learning berperan penting dalam mencegah demoralisasi peserta didik. Melalui observasi dan imitasi terhadap figur teladan seperti guru dan orang tua, siswa mampu menginternalisasi nilai moral dan sosial yang positif. Guru yang konsisten menunjukkan kejujuran, disiplin, empati, dan tanggung jawab menjadi faktor utama pembentuk karakter. Dukungan keluarga dan lingkungan sosial turut memperkuat proses tersebut melalui pembiasaan dan interaksi bermakna. Pendekatan social learning terbukti efektif menumbuhkan empati, kontrol diri, dan tanggung jawab sosial. Peserta didik tidak hanya memahami nilai secara teoritis, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter, berintegritas, dan berakhlak mulia dalam upaya mencegah demoralisasi
Copyrights © 2025