Pendidikan anak usia dini memerlukan pendekatan pembelajaran yang melampaui fokus eksklusif pada prestasi akademik dini, dan sebaliknya mempromosikan pengembangan holistik dari kecerdasan majemuk anak. Mendongeng merupakan strategi pedagogis yang mengintegrasikan bahasa, imajinasi, emosi, dan interaksi sosial ke dalam pengalaman belajar yang bermakna. Penelitian ini menguji efektivitas metode mendongeng dalam menumbuhkan kecerdasan majemuk pada peserta didik usia dini di PAUD Kampoeng Boekoe, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan selama tiga siklus dengan 20 anak berusia 4–6 tahun. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, penilaian perkembangan berbasis gambar, dan dokumentasi pembelajaran yang didasarkan pada teori kecerdasan majemuk Howard Gardner. Temuan menunjukkan adanya peningkatan substansial di semua domain kecerdasan setelah implementasi kegiatan mendongeng secara sistematis.
Copyrights © 2025