Penelitian ini didorong oleh rendahnya tingkat aktivitas belajar siswa dalam mata pelajaran matematika di kelas empat Sekolah Dasar BAWAMAI, yang mengakibatkan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan menjadi kurang optimal. Model pembelajaran konvensional yang diterapkan di kelas belum mampu merangsang pemahaman siswa dalam konteks dunia nyata. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang dapat memperkuat pemahaman kontekstual sambil meningkatkan partisipasi siswa, salah satunya melalui penerapan model bermain peran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran bermain peran terhadap hasil belajar siswa pada materi bangun datar. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Peserta penelitian adalah 32 siswa kelas IV di Sekolah Dasar BAWAMAI. Peserta dipilih menggunakan kenyamanan sampling berdasarkan rekomendasi guru matematika di kelas tersebut, yang menyatakan bahwa siswa di kelas tersebut lebih adaptif terhadap model pembelajaran baru, sehingga dapat memaksimalkan model pembelajaran yang digunakan. Alat penelitian adalah tes pilihan ganda. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis inferensial dengan analisis SPSS 27. Hasil data menunjukkan bahwa penerapan model peran efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bangun datar. Efektivitas ini ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata skor siswa, dari skor pra-tes 53,2 menjadi skor pasca-tes 70,2. Oleh karena itu, model peran memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan partisipasi dan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika tentang bangun datar.
Copyrights © 2025