Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja, dan kompensasi terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh pegawai BKPSDM Kabupaten Kutai Timur dengan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan disiplin kerja berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap kepuasan kerja. Selanjutnya, kepuasan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja, dan kompensasi terhadap kinerja pegawai. Temuan yang menarik adalah bahwa meskipun disiplin kerja memiliki pengaruh langsung yang negatif terhadap kinerja, melalui kepuasan kerja pengaruh tidak langsungnya menjadi positif dan signifikan. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja pegawai di sektor publik tidak hanya bergantung pada penerapan aturan dan sistem penghargaan, tetapi juga pada kemampuan organisasi dalam menciptakan kepuasan kerja yang berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan dalam merancang strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif dan berorientasi pada aspek psikologis pegawai.
Copyrights © 2025