Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar melalui penerapan modul ajar berbasis inkuiri pada pembelajaran IPAS materi ekosistem. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya keaktifan dan kemampuan berpikir kritis siswa akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian dilaksanakan di kelas III SD Negeri 106187 Pegajahan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada model Kemmis dan McTaggart, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III yang mengikuti pembelajaran dengan penerapan modul ajar berbasis inkuiri selama dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modul ajar berbasis inkuiri mampu meningkatkan keaktifan dan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan. Hal ini terlihat dari peningkatan persentase kemampuan berpikir kritis dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sebesar 30% setelah penerapan modul ajar. Dengan demikian, modul ajar berbasis inkuiri efektif digunakan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar.
Copyrights © 2025