Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan literasi sampah kemasan makanan ringan (snack) sebagai model pembelajaran kontekstual dalam upaya memperkuat Profil Pelajar Pancasila di SDN 007 Long Mesangat. Literasi sampah digunakan sebagai media untuk mendekatkan siswa pada realitas lingkungan sekaligus menanamkan karakter beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, dan bergotong royong. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sampah snack dalam pembelajaran kontekstual mampu meningkatkan kesadaran ekologis siswa secara signifikan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa melalui kegiatan memilah, mengolah, dan mendaur ulang sampah menjadi karya kreatif, siswa tidak hanya memahami materi secara teoritis tetapi juga menunjukkan perubahan perilaku yang selaras dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Model ini terbukti efektif mengubah limbah menjadi sumber belajar yang bermakna bagi siswa sekolah dasar di daerah pedesaan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pembelajaran berbasis lingkungan lokal mempercepat internalisasi nilai-nilai karakter pada peserta didik di SDN 007 Long Mesangat.
Copyrights © 2025