Setiap perusahaan memerlukan sistem pengelolaan keuangan yang efektif dan akurat guna meminimalkan risiko keuangan, khususnya dalam pembiayaan pengeluaran operasional yang bersifat mendesak dan bernilai relatif kecil. Dalam konteks tersebut, dana kas kecil memiliki peran strategis sebagai sarana pembiayaan transaksi tunai yang tidak efisien apabila dilakukan melalui pembayaran menggunakan cek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlakuan akuntansi dana kas kecil pada Hotel X, Bali serta menilai kesesuaiannya dengan ketentuan teori akuntansi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap junior accountant dan general cashier, serta dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan tidak melakukan pencatatan jurnal pada saat pembentukan dana kas kecil, melainkan hanya mencatatnya melalui register pembentukan kas kecil. Selain itu, dalam proses pengukuran, nilai transaksi tidak dicatat secara rinci berdasarkan bukti pengeluaran aktual, tetapi dicatat melalui pengelompokan akun beban pada saat pengisian kembali dana kas kecil. Praktik tersebut menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi dana kas kecil yang diterapkan perusahaan belum sepenuhnya sesuai dengan teori akuntansi.
Copyrights © 2025