Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi lingkungan sekolah yang kurang terawat karena lemahnya kesadaran warga sekolah dalam menjaga kebersihan lingkungan di era modern. Bahkan, potensi terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan sehat sangat besar karena semua siswa tinggal di Pondok Pesantren. Persepsi bahwa kebersihan hanya tanggung jawab petugas kebersihan terbukti ketika petugas kebersihan selesai melakukan pekerjaannya dan sampah berserakan lagi. Penelitian ini mengungkapkan pentingnya menanamkan pendidikan karakter serta upaya menganalisis strategi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kebersihan lingkungan sekolah, serta mengukur efektivitas pengelolaan kebersihan di SMP Ar Rahmat Majalengka. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang berfokus pada pemahaman fenomena sosial dari sudut pandang pelaku. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan lingkungan di SMP ar Rahmat Majalengka telah diimplementasikan dengan baik. Sekolah melakukan sosialisasi kepada seluruh siswa, memasang media poster yang ditempatkan di berbagai area sekolah untuk menyampaikan pesan pentingnya menjaga kebersihan kepada siswa, membuat slogan yang mudah diingat oleh siswa. Selain itu, mahasiswa dilibatkan dalam kegiatan bersih-bersih melalui pembentukan tim adiwiyata, piket umum, piket kelas, Jumat bersih, bank sampah, pengomposan dan kantin sehat. Upaya ini efektif dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya menjaga lingkungan yang bersih, hijau, sejuk, dan nyaman.
Copyrights © 2025