Penelitian ini membahas strategi Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) dalam menaklukkan Banda Neira pada tahun 1609–1621 serta dampak jangka panjangnya. Menggunakan metode penelitian historis dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini bersumber dari arsip kolonial, catatan VOC, dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VOC menggunakan kekuatan militer, politik, dan ekonomi untuk memonopoli perdagangan pala. Genosida 1621 menjadi titik balik yang memusnahkan sebagian besar penduduk asli dan mengubah struktur sosial Banda melalui perbudakan serta migrasi paksa. Setelah penaklukan, VOC mendatangkan tenaga kerja dari berbagai daerah, menciptakan masyarakat multietnis yang bertahan hingga kini. Dampak kolonialisme terlihat pada hilangnya tradisi bahari, perubahan sistem ekonomi lokal menjadi perkebunan, dan terbentuknya identitas baru masyarakat Banda.
Copyrights © 2025