Jurnal Veteriner
Vol. 26 No. 3 (2025)

Kultur Tiga Dimensi Testis Tikus (Mus musculus) dalam Berbagai Media: Kajian Morfologi

Wahono Esthi Prasetyaningtyas (SKHB IPB University)
Nelza Putri Yasmin (Program Studi Sarjana Kedokteran SKHB IPB)
Ronald Tarigan (Divisi Fisiologi SKHB IPB)
Kusdiantoro Mohamad (Divisi Anatomi, Histologi dan Embriologi , SKHB IPB)
Mokhamad Fahrudin (Divisi Anatomi, Histologi dan Embriologi , SKHB IPB)



Article Info

Publish Date
27 Sep 2025

Abstract

Kultur sel merupakan proses isolasi sel dari jaringan hewan dan menumbuhkannya dalam lingkungan buatan yang terkontrol. Terdapat dua metode utama dalam kultur sel, yaitu kultur dua dimensi (2D) dan kultur tiga dimensi (3D). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi medium paling efektif untuk kultur jaringan testis secara tiga dimensi. Medium yang diuji meliputi Alpha Modified Eagle Medium (αMEM), Dulbecco's Modified Eagle Medium (DMEM), Knockout® Serum Replacement (KSR), dan Fetal Bovine Serum (FBS). Potongan kecil testis mencit dewasa dikultur dalam tiga kombinasi media yang berbeda: αMEM dengan 10% FBS, αMEM dengan 10% KSR, dan DMEM dengan 10% KSR, selama tujuh dan 14 hari pada suhu 35 °C dalam atmosfer yang mengandung 5% karbon dioksida (CO₂). Setelah masa kultur, jaringan diproses untuk pemeriksaan histologis dan diwarnai menggunakan pewarnaan hematoksilin dan eosin (HE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah sel spermatogonia relatif sama pada semua media baik pada hari ke-7 maupun hari ke-14. Namun, pada hari ke-7, jumlah spermatosit primer secara signifikan lebih tinggi pada kelompok αMEM + 10% KSR dibandingkan dengan αMEM + 10% FBS, dan juga lebih tinggi dibandingkan dengan DMEM + 10% KSR. Pada hari ke-14, tidak ditemukan perbedaan signifikan dalam jumlah spermatosit primer antar tiga kelompok. Mengenai sel spermatid, pada hari ke-7, DMEM + 10% KSR menghasilkan jumlah sel yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dua media lainnya. Pola ini berlanjut hingga hari ke-14, dan DMEM + 10% KSR tetap menunjukkan jumlah sel spermatid tertinggi. Secara keseluruhan, kombinasi media DMEM + 10% KSR ditemukan sebagai medium paling efektif untuk mendukung kultur jaringan testis secara tiga dimensi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

juvet

Publisher

Subject

Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Veterinary

Description

Jurnal Veteriner is a scientific journal encompassing animal science aspects, published since 2000, and until now is consistently published four times a year in March, June, September, and December by Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University, associated with Association of Veterinarian ...