Perbedaaan warna rambut pada sapi bali jantan, dapat berpengaruh terhadap performa ternak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui performa dan profil darah sapi bali jantan dengan warna rambut berbeda pada sistem penggemukan secara intensif dan tradisional. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan setiap perlakuan terdiri atas empat ulangan. Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah pertambahan bobot badan, dimensi tubuh (panjang badan, lingkar dada, tinggi gumba), konsumsi pakan, jumlah leukosit, eritrosit dan kadar hemoglobin. Rata-rata konsumsi pakan daun lamtoro dan putak sapi bali jantan cokelat kemerahan dan hitam pada sistem penggemukan secara intensif sebesar 1.073,55 kg dan 863,45 kg. sedangkan sistem penggemukan tradisional sebesar 1.090 kg dan 761,50 kg. Pertambahan bobot badan harian pada sistem penggemukan intensif dan tradisional sebesar 0,61–0,95 kg/ekor/hari. jumlah leukisit, eritrosit dan hemoglobin adalah 9.78±1.85 103/μl, 7.06±1.12 106/μl, 11.25±0.89 g/dL. Simpulan penelitian adalah warna rambut pada sapi bali jantan yang digemukan secara intensif dan tradisional yang diberikan pakan daun lamtoro tidak memberikan pengaruh terhadap petumbuhan dan ukuran dimensi tubuh. Sapi bali jantan dengan warna rambut cokelat kemerahan dan hitam yang digemukan secara intensif dan tradisional mempunyai jumlah leukosit, eritrosit dan kadar hemoglobin yang normal. Pemberian pakan daun lamtoro dan putak dapat mempertahankan jumlah normal leukosit, eritrosit dan kadar hemoglobin darah.
Copyrights © 2025