Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh brand characteristics, brand image, dan member card terhadap brand loyalty dengan brand experience sebagai variabel intervening pada Swalayan Luwes di Solo Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif explanatory dengan populasi seluruh konsumen Luwes Swalayan wilayah Solo Raya dan sampel 220 responden yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan pengalaman berbelanja, domisili, dan usia ≥17 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring skala Likert 1–5. Variabel dependen Brand Loyalty diukur melalui afektif, kognitif, dan normative loyalty; variabel independen meliputi brand characteristics (reputasi, prediktabilitas, kompetensi), brand image (citra perusahaan, produk, pemakai), dan member card (reward-based, social, customization, structural bonds); sedangkan variabel intervening Brand Experience diukur melalui sensorik, afeksi, perilaku, dan pengetahuan. Analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan SmartPLS 4.0, mencakup pengujian outer model dan inner model, serta uji hipotesis melalui path coefficient dan specific indirect effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand characteristics, brand image, dan member card berpengaruh signifikan terhadap brand experience, yang selanjutnya memengaruhi brand loyalty dengan brand experience sebagai mediator parsial. Temuan ini memberikan implikasi teoritis dalam pengembangan model brand loyalty melalui pengalaman merek, serta implikasi praktis bagi manajemen Swalayan Luwes untuk meningkatkan loyalitas pelanggan melalui strategi penguatan karakteristik merek, citra merek, dan program member card.
Copyrights © 2026