Latar Belakang: Kualitas tidur bayi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti usia, lingkungan, status kesehatan, nutrisi, dan stimulasi. Baby massage merupakan stimulasi taktil melalui sentuhan lembut pada kulit yang bertujuan memperbaiki fungsi saraf, otot, pernapasan, dan sirkulasi darah. Studi pendahuluan di Desa Pancuran Gading menunjukkan 29 bayi mengalami masalah tidur.Tujuan: Mengetahui efektivitas baby massage terhadap kualitas tidur bayi usia 6–9 bulan.Metode: Penelitian quasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest non-equivalent control group. Sampel berjumlah 20 bayi usia 6–9 bulan yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner B-PSQI dan lembar observasi. Baby massage dilakukan 3 kali per minggu selama 2 minggu, masing-masing 15 menit. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney.Hasil: Rata-rata peningkatan kualitas tidur pada kelompok intervensi sebesar 1,50 (SD 0,70), sedangkan kelompok kontrol 0,20 (SD 0,42). Uji Mann-Whitney menunjukkan pengaruh signifikan (p=0,001).Kesimpulan: Baby massage berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas tidur bayi usia 6–9 bulan. Disarankan puskesmas memfasilitasi pelatihan dan edukasi baby massage kepada masyarakat. Kata kunci: Baby massage, Kualitas Tidur, Bayi.
Copyrights © 2025