Kajian ini mengkaji efek ekstrak daun sirsak (SDS) yang ditambahkan ke pengencer kuning telur-sitrat (S-KT) pada mutu semen babi persilangan Landrace × Duroc. Semen dikumpulkan dari babi persilangan Landrace × Duroc sehat berumur 1,5 tahun dengan pemijatan dua kali seminggu. Semen bermutu tinggi dibagi menjadi lima bagian melalui pengamatan makroskopis dan mikroskopis, dan diperlakukan sebagai berikut: P0 yakni S-KT, P1 yakni S-KT ditambah 0,5% SDS, P2 yakni S-KT ditambah 1% SDS, P3 yakni S-KT ditambah 1,5% SDS, P4 yakni S-KT ditambah 2% SDS, dan P5 yakni S-KT ditambah 2,5% SDS. Kemudian mereka dievaluasi dan disimpan dalam kotak styrofoam pada suhu 20 hingga 20 derajat Celsius. Pengamatan dilakukan setiap dua belas jam. Data yang didapat dikenakan analisis varians (Anova) dan uji lanjut Duncan, memakai program SPSS 26.0. Hasil Kajian menampilkan persentase motilitas yakni 48,00 ± 2,73% atau berbeda secara signifikan dari P0, P1, P2 dan P3 dalam waktu 48 jam. Persentase motilitas sperma yakni 55,30 ± 3,59%, persentase abnormalitas sperma yakni 6,40 ± 0,65%, dan waktu kelangsungan hidup sperma yakni 52,78 ± 1,82 jam. Hasil Kajian menampilkan mutu semen dari babi hibrida Landrace x Duroc ditingkatkan dengan menambahkan 2,5% ekstrak daun sirsak dalam pengencer sitrat kuning telur.
Copyrights © 2026