Penelitian ini bertujuan mengevaluasi lebar jalan angkut di PT Adikarya Tanrisau yang dinilai sempit dan dapat menurunkan efektivitas serta keselamatan operasional. Jalan angkut yang tidak sesuai standar berpotensi menghambat pergerakan alat dan meningkatkan risiko kecelakaan. Pengukuran dilakukan langsung di lapangan dengan menilai lebar jalur,kemiringan melintang, dan rambu keselamatan. Hasil pengamatan menunjukan bahwa lebar jalan lurus di PT Adikarya Tanrisau adalah 6m, sedangkan standar minimal yang direkomendasikan untuk lalu lintas alat berat adalah 7m. Perhitungan geometri jalan menunjukan bahwa lebar jalan optimal yang dibutuhkan adalah 7,365m, sehingga lebar esksisting belum memenuhi standar operasional tambang. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan penambahan lebar jalan,perbaikan kemirinhgan, dan penataan rambu keselamatan untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan transportasi tambang di PT Adikarya Tanrisau.
Copyrights © 2025