Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh GCG (ukuran dewan direksi), reputasi auditor, tingkat kepemilikan pemerintah, dan kualitas audit terhadap anti-corruption disclosure. Populasi penelitian ini berupa perusahaan BUMN terindeks di IDXBUMN20 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021 2023. Terdapat 14 sampel perusahaan selama 3 tahun (42 information) yang dipilih menggunakan purposive sampling, setelah dikurangi outlier didapatkan 39 information diolah. Regresi linear berganda merupakan teknik yang digunakan dalam analisis penelitian ini. Hasilnya menunjukkan GCG (ukuran dewan direksi), dan tingkat kepemilikan pemerintah berpengaruh terhadap anti-corruption disclosure, sedangkan reputasi auditor dan kualitas audit tidak berpengaruh terhadap anti-corruption disclosure.
Copyrights © 2025