Perubahan iklim menimbulkan tantangan yang signifikan terhadap ketahanan lingkungan hidup, tidak terkecuali di Kabupaten Sumenep. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep ketahanan lingkungan hidup secara teoritis dan menganalisis kebijakan yang telah diimplementasikan di Kabupaten Sumenep dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Dengan menggunakan metode studi literatur dan telaah dokumen kebijakan lokal, penelitian ini menemukan bahwa meskipun pemahaman konsep ketahanan lingkungan telah berkembang dalam diskursus global, implementasi kebijakan adaptasi dan mitigasi di tingkat daerah masih menghadapi berbagai kendala. Kabupaten Sumenep telah memulai sejumlah program seperti rehabilitasi mangrove dan kampanye hemat air, namun diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan dan partisipasi masyarakat. Artikel ini memberikan rekomendasi agar kebijakan adaptasi di Sumenep lebih berbasis data risiko lokal dan terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Copyrights © 2025