Budaya keselamatan kerja di perusahaan konstruksi memainkan peran krusial dalam mengurangi kecelakaan kerja, yang sering kali menyebabkan beban keuangan signifikan seperti biaya medis tinggi, penurunan produktivitas, dan kerugian besar dari penundaan proyek. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara budaya keselamatan kerja dan permasalahan keuangan di sektor konstruksi dengan mensintesis wawasan dari studi-studi yang ada. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan fokus pada tema seperti implementasi keselamatan, analisis biaya, dan dampak kinerja. Temuan utama mengungkapkan bahwa budaya keselamatan yang kuat, melalui pelatihan efektif, komitmen kepemimpinan, dan kepatuhan terhadap protokol keselamatan, dapat mengurangi biaya terkait kecelakaan hingga 15%, meningkatkan produktivitas karyawan, dan meminimalkan risiko keuangan yang terkait dengan klaim dan waktu henti. Kesimpulannya, perusahaan. konstruksi harus memprioritaskan pembudayaan budaya keselamatan yang kokoh untuk meningkatkan stabilitas keuangan dan efisiensi operasional secara keseluruhan.
Copyrights © 2025