Penelitian ini mengkaji dinamika pasar layanan pesan-antar makanan berbasis aplikasi di Indonesia, dengan fokus pada tiga platform dominan: GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood. Tujuan utama studi ini adalah mengevaluasi struktur dan perilaku pasar yang terbentuk dalam interaksi antarplatform, serta dampaknya terhadap efisiensi pasar dan kesejahteraan pelaku usaha. Pendekatan yang digunakan yaitu studi kasus eksploratoris, dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi partisipatif terbatas terhadap konsumen, mitra usaha, dan elemen digital aplikasi. Analisis dilakukan dengan kerangka Structure-Conduct-Performance (SCP) untuk memetakan hubungan antara struktur dominasi, strategi kompetitif, dan hasil pasar. Hasil menunjukkan bahwa meskipun ketiga platform bersaing secara terbuka, terdapat kecenderungan pembentukan monopoli terselubung melalui diskriminasi harga algoritmik, skema promosi eksklusif, dan kontrol visibilitas merchant. Konsumen memperoleh manfaat jangka pendek melalui diskon, namun UMKM mengalami tekanan struktural yang menurunkan daya tawar dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dominasi digital dalam pasar aplikasi menciptakan efisiensi semu dan asimetri kuasa yang membutuhkan intervensi regulatif. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual terhadap studi pasar digital berbasis algoritma dan menawarkan rekomendasi kebijakan untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Copyrights © 2025