Latar Belakang: Diabetes Mellitus adalah penyakit akibat gangguan metabolisme yang menyebabkan kadar gula darah tinggi. Provinsi Aceh, prevalensi Diabetes Melitus tipe 2 mencapai 1,9% lebih tinggi dari rata-rata nasional (1,7%), hal itu disebabkan sebagian besar penderita diabetes melitus tidak menyadari kalau dirinya menderita penyakit diabetes melitus dan kurangnya kesadaran pasien terhadap kontrol berkala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor pengetahuan, obesitas, genetik dan aktivitas fisik dengan kejadian diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Grong-Grong Kabupaten Pidie Tahun 2024.Metode: Analitik dengan pendekatan Case Control. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terhadap 90 pasien DM dan 22 pasien non-DM. Analisis dilakukan dengan Chi-square pada Tingkat kepercayaan 95%.Hasil: Terdapat hubungan antara obesitas (p=0,014), faktor genetik (p=0,004), pengetahuan (p=0,028) dan aktivitas fisik (p=0,048) dengan kejadian DM, Dari 90 responden, 59% mengalami obesitas, 50% memiliki riyawat genetik DM, 34,1% pengetahuannya kurang baik dan 68,2% memiliki aktivitas fisik kurang baik.Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan, obesitas, genetik dan aktivitas fisik dengan kejadian Diabetes Melitus.
Copyrights © 2025