Latar Belakang: Persediaan bahan baku penting untuk mendukung kelancaran produksi. Permasalahan pengendalian persediaan yang belum optimal di PT Hamana Works Indonesia menyebabkan kelebihan maupun kekurangan stok bahan baku yang mengganggu proses produksi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan persediaan bahan baku melalui penerapan metode Material Requirement Planning (MRP) dengan teknik lot sizing Lot for Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Periodic Order Quantity (POQ), serta menentukan metode yang paling efisien. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan perhitungan MRP berdasarkan Bill of Material, Master Production Schedule, dan Inventory Record, serta membandingkan total biaya persediaan dari tiga teknik lot sizing. Hasil: Hasil menunjukkan penerapan MRP dapat mengoptimalkan waktu dan jumlah pemesanan serta menekan biaya simpan. Metode EOQ menghasilkan total biaya persediaan paling rendah Rp 3.329.061.415, diikuti POQ dan LFL. Biaya persediaan terbesar berasal dari bahan baku Pipa Bulat, Pipa Kotak, Flat Bar, dan Angle Bar. Kesimpulan: Metode EOQ terbukti paling efisien dalam mengendalikan biaya persediaan bahan baku dan dapat dijadikan acuan utama dalam perencanaan persediaan perusahaan.
Copyrights © 2025