Asam Jungga (Citrus jambhiri L.) berpotensi sebagai bahan tambahan pakan alami karena mengandung alkaloid, saponin, steroid, triterpenoid, tanin, flavonoid, dan vitamin C. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh dosis terbaik larutan asam jungga yang ditambahkan ke dalam pakan guna meningkatkan sistem imun non-spesifik ikan jambal siam dengan melihat jumlah eritrosit total, kadar hematokrit, kadar hemoglobin, jumlah leukosit total, aktivitas fagositosis, dan sintasan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Desember 2024. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor dengan lima perlakuan, yaitu: Kn (kontrol, tanpa asam jungga dan tanpa uji tantang), Kp (tanpa asam jungga, diuji tantang dengan Aeromonas hydrophila), serta tiga perlakuan dengan penambahan larutan jeruk jungga dalam pakan masing-masing dengan dosis 6,0 mL/kg (P1), 6,5 mL/kg (P2), dan 7,0 mL/kg (P3), yang semuanya diuji tantang dengan A. hydrophila. Masa pemeliharaan berlangsung selama 46 hari dalam wadah bervolume 35 L. Pengambilan sampel darah dilakukan sebanyak tiga kali, dosis terbaik diperoleh pada perlakuan P3 (7 mL/kg) dengan jumlah eritrosit total 294,08 x10⁴ sel/mm³, kadar hematokrit 37,67%, kadar hemoglobin 9,87 g/dL, jumlah total leukosit 10,67 x10⁴ sel/mm³, aktivitas fagositik 32,67%, dan tingkat kelangsungan hidup 93,33%. Parameter kualitas air selama penelitian meliputi suhu berkisar antara 26–29°C, pH 6–7,3, dan DO (oksigen terlarut) 4,6–5,2 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi dengan asam jungga secara signifikan meningkatkan parameter imun dan kelangsungan hidup pada ikan jambal siam
Copyrights © 2025