Tanpa pendampingan keluarga, penggunaan gadget oleh anak prasekolah dapat berdampak buruk pada perkembangan mereka. Menurut data WHO, 5–25% anak usia dini dikatakan memiliki masalah perkembangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pola asuh keluarga dengan kecanduan gadget dan perkembangan emosional anak prasekolah. Desain penelitian ini menggunakan studi cross-sectional dan analisis korelasional. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 63 orang yakni keluarga yang mempunyai anak usia prasekolah di PAUD Lestari Bintang 9 Desa Bagu. Instrumen dalam pengambilan data berupa kuesioner PSDQ, Smartphone Addiction Test (SAT), dan Kuesioner Masalah Mental Emosional (KMME), kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh keluarga berhubungan signifikan dengan kecanduan gadget (p value = 0,041) serta perkembangan emosional anak (p value = 0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola asuh keluarga yang tepat berperan penting dalam menurunkan risiko kecanduan gadget dan masalah emosional pada anak prasekolah. Oleh karena itu, orang tua perlu memperkuat pengawasan digital dan menerapkan pola asuh yang lebih responsif terhadap anak, sementara institusi PAUD dapat menyusun edukasi keluarga untuk mengurangi paparan gadget dan mendukung perkembangan emosional anak.
Copyrights © 2025