Penelitian deskriptif analitik dengan desain cross-sectional ini bertujuan menganalisis secara simultan berbagai faktor yang memengaruhi rendahnya minat Pasangan Usia Subur (PUS) dalam menggunakan Intra Uterine Devices (IUD) sebagai salah satu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Sosial Palembang pada tahun 2025. Studi yang dilaksanakan dari Mei hingga Juli 2025 ini mengambil sampel 99 responden wanita usia reproduktif dari populasi 1.402 melalui teknik purposive sampling, dengan data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa variabel pengetahuan, sikap, usia, paritas, peran petugas kesehatan, dukungan keluarga, sumber informasi, dan peran kader memiliki hubungan signifikan (p<0,05) dengan rendahnya minat adopsi IUD. Secara krusial, analisis multivariat menyimpulkan bahwa sikap merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi rendahnya minat PUS terhadap IUD. Oleh karena itu, direkomendasikan bahwa upaya promosi kesehatan, khususnya melalui kegiatan sosialisasi mengenai IUD, perlu ditingkatkan untuk memperbaiki sikap masyarakat.
Copyrights © 2025