Pandemi COVID-19 berdampak luas pada kondisi ekonomi masyarakat desa, sehingga program Bantuan Langsung Tunai (BLT) menjadi penting untuk menjaga daya beli keluarga kurang mampu. Pada praktiknya, pemilihan penerima di banyak desa masih dilakukan secara konvensional dan rentan bias. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan berbasis metode TOPSIS untuk membantu penentuan calon penerima BLT di Desa Lamongan. Sistem mengevaluasi setiap calon menurut empat Indikator utama penghasilan, keadaan rumah, Besaran Tanggungan, kategori umur dan menghasilkan peringkat kelayakan secara terukur. Hasil menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode TOPSIS penerima utama ada yang sama, yakni Aseh dan Mizen Hamidi, dengan nilai preferensi 0,69231. Sistem mampu menyusun prioritas penerima secara konsisten, mempercepat proses seleksi, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan. Sistem ini direkomendasikan sebagai alat bantu pengambilan keputusan di tingkat desa.
Copyrights © 2026