Pencatatan kehadiran mahasiswa magang di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus sebelumnya dilakukan secara manual, sehingga prosesnya kurang efisien dan sering menimbulkan ketidaktepatan data. Kegiatan ini bertujuan merancang sebuah sistem absensi berbasis web untuk menyediakan mekanisme pencatatan kehadiran yang lebih terstruktur dan mudah diakses. Pengembangan sistem memanfaatkan model Waterfall melalui beberapa tahapan, mulai dari identifikasi kebutuhan, penyusunan rancangan, pembangunan aplikasi, hingga pengujian dan penilaian akhir. Sistem yang dihasilkan diuji oleh sepuluh mahasiswa magang serta dua pengelola data. Implementasi fitur pemindaian QR code pada aplikasi ini terbukti mempercepat proses absensi dan meningkatkan ketelitian data dibandingkan metode konvensional. Selain itu, penyajian laporan kehadiran dapat dilakukan secara otomatis sehingga mempermudah pengelola dalam melakukan rekapitulasi. Hasil tersebut sejalan dengan prinsip efektivitas sistem informasi bahwa digitalisasi proses administrasi mampu meningkatkan kinerja dan meminimalkan kesalahan pencatatan. Secara keseluruhan, sistem absensi berbasis web ini memberikan alternatif yang lebih efisien dalam pengelolaan kehadiran dan mendorong mahasiswa magang lebih aktif dalam proses absensi.
Copyrights © 2025