Perancangan ulang Laboratorium Terpadu Multi Matra SBSN ISI Surakartabertujuan untuk menciptakan ruang kerja yang lebih efisien, adaptif, dan nyaman, sesuaidengan kebutuhan aktivitas akademik serta kreatif mahasiswa. Permasalahan yangditemukan meliputi tata letak peralatan yang tidak ergonomis, jarak antar ruang kerjayang terlalu jauh, sirkulasi yang memaksa pengguna memutar, pencahayaan yang kurangmemadai, serta ventilasi dan pengendalian kebisingan yang belum optimal. Kondisi iniberdampak pada menurunnya efektivitas proses belajar-mengajar, kenyamananpengguna, serta kualitas hasil karya. Pendekatan berbasis aktivitas digunakan untukmenyesuaikan desain ruang dengan pola kerja pengguna, memastikan alur produksi lebihsingkat, dan meminimalkan hambatan sirkulasi. Desain baru menerapkan zoning yangterstruktur sesuai alur kerja, penempatan peralatan secara strategis, serta penggunaanmaterial ramah lingkungan. Pemilihan warna yang mendukung fokus dan kreativitas,pencahayaan adaptif, serta ventilasi alami menjadi bagian integral dari rancangan. Ruangjuga dirancang fleksibel untuk mengakomodasi kegiatan lintas jurusan seperti workshop,diskusi, dan pameran. Hasil perancangan diharapkan menghadirkan lingkungan belajaryang fungsional, sehat, dan inspiratif, sekaligus memperkuat peran laboratorium sebagaipusat pengembangan seni, desain, dan kolaborasi di lingkungan akademik kreatif.Kata kunci: laboratorium, desain interior, aktivitas, sirkulasi, ISI Surakarta.
Copyrights © 2025