Kanker paru adalah kondisi dimana sel–sel di dalam organ paru–paru tumbuh secara tidak terkendali. Salah satu gejala yang dapat dirasakan penderita kanker paru adalah fatigue (kelelahan). Angka kejadian fatigue pada pasien kanker paru mencapai 98%. Fatigue merupakan kondisi subjektif yang ditandai dengan perasaan lelah yang berkepanjangan berhubungan dengan kanker itu sendiri. Salah satu intervensi keperawatan non farmakologis untuk menurunkan skor fatigue adalah massage effleurage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage effleurage terhadap skor fatigue. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Sampel berjumlah 12 pasien kanker paru dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa massage effleurage yang diberikan selama 20 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor fatigue sebelum intervensi adalah 46,66 dan sesudah intervensi adalah 35,66. Hasil uji statistik dengan uji paired T-test menujukkan p value 0,000 (p < 0,05), menunjukkan bahwa ada pengaruh massage effleurage terhadap skor fatigue pada pasien kanker paru. Disarankan kepada pelayanan keperawatan untuk dapat menjadikan massage effleurage sebagai salah satu terapi non farmakologis dalam menurunkan skor fatigue pada pasien kanker paru.
Copyrights © 2025